How To Successfully Do A Striping Nails Design

Hello, ladies of the world!!
So, when you look at my blog now, it is crappy and most of the pics are gone. That was because most of the images in this blog are linked to my Instagram account @nailart4JC. But guess what? A nasty hacker had logged in to it and deleted all my pictures, along with the memories. Yes. ALL of them. I thought he wasn’t fair because when he did that, I was severely struggling with Rubella that got me all dizzy and feverish.
But well, it had happened though and all I could do now is to protect it with all my might. Second thing that I could do is to gradually reposting the images back to my Instagram account and one day put on my old username, @nailart4JC. Wait, already did, though. Lol.
Anyways, now I am back and in the long run I will be writing my blog in Bahasa Indonesia, I think, but I haven’t decided yet.

Perfect Stripe Nails

In this post, I will be talking about How To Successfully Do A Striping Nails Design.
Many of my friends complain that their striping design usually fails or does not turn out they way they wanted it to be. So I asked them how they did it and found some things that they should pay more attention to.
Below is the summary of what you can do to get successful Striped nails:
1. What is ‘successful’ striped nails?
The word successful here means you have crisp lines that do not smudge nor smear in different directions.
2. What you need: different colours of nail polish, how many and what colours they are is up to you but minimum 2. Quick-Dry Topcoat, striping tapes, scissors, twezeers, flat brush for cleaning (if necessary).
How to:
1. Paint you nails using your desired base colour/s. Topcoat and wait till it is completely dry. Waiting for more than 20 minutes will get it super dry and you’ll love the result; so be patient.What I mean by this is that the drier the base colour, the more it will stick and wont peel along when you peel the tape.
2. Cut your striping tapes as many pieces as you want. You might want to draw first what you plan the design to be like on a piece of paper or in your design book if you have any. For me, it kinda look like this (this is in my planner and I was doing it while waiting for my students to finish their worksheet; Yes, I am a teacher).

My crappy loose leaf binder

3. Once you have enough cut tapes, you can start working by sticking the tapes on your nails the way you planned it. If you did not plan it, go random, they can look good, too.

Robotic Look

4. Sticking the tapes on your skin before sticking it on your nails can help reduce the stickiness which can help in not making it sticky while peeling because when it is too sticky, it can grab the base colour if it wasn’t dry enough. Geez, that was a long sentence; I hope that makes sense to you, hehehe.
5. I prefer making sure the base colour is very dry so I don’t have to stick the tapes on my skin before appyling them on my nails. Press them lightly, making sure there are no gaps, especially at the edges of the tapes or at the cross of more than one tapes.
6. When they are ready, apply the second coat of polish thick enough to cover the whole nail you can’t see the tapes.
7. Using the tweezers, peel the tapes swiftly. Having a piece of tissue paper handy also helps you rid the used tapes.
8. Check if there were leaks that created some sort of wavy instead of straight crisp lines. Clean it using the brush after soaking it in the acetone/polish remover. Don’t worry cos the topcoat is protecting the base colour anyway.

Sexy in red and gold

Awrite!
Now that you have read my simple explanation, I hope your striping nail art will be improving. If not, you might want to try using nail vinyls. Hahaha… Bye for now!!

Oriflame Very Me Stockholm Nail Polish

Oriflame Very Me Stockholm Nail Polish

Hallo ladies of the world! What’s up?
Beberapa waktu yang lalu Jeng Mar membeli Oriflame Very Me Stockholm Nail Polish dari teman kantor yang kebetulan adalah member Oriflame. Sebenarnya ngga pengen sih, tapi pas inget kalau Jeng Mar ngga punya kutek warna kuning, Jeng Mar langsung beli karena seri ini terdiri dari dua warna yaitu kuning dan biru navy. Namun sayangnya, sekalipun Jeng Mar memesan kedua warna, yang tersedia baru yang warna kuning saja, yang biru belum ada. Hiks.
Well, mari kita bahas tentang kutek ini.

Vibrant Colour

KEMASAN

Kemasannya imut lucu khas seri Very Me, terbuat dari kaca seperti kebanyakan kuteks. Dengan tutup (sekaligus gagang kuas) berwarna hitam kurus, warna asli kuteks yang kuning gonjreng langsung menyegarkan mata. Labelnya sendiri dinamis dengan warna kontras dari kuteks, tetapi serasi dengan paduan warna teal dan garis-garis tebal berwarna biru gelap.

ISI
Botol imut ini berisi 8ml kuteks, sama dengan seri The One sekalipun seri The One nampak lebih banyak karena botolnya lebih tinggi.

With topcoat

FORMULA
Formula kuteks ini, yah..Jeng Mar bilang kalau skala 1-10, dia 7 deh. Butuh 3x ulas hingga warna rata sempurna dan akan lebih cantik jika diberikan topcoat sekalipun tanpa topcoat cukup shiny juga. Untuk lapisan pertama, untuk Jeng Mar tercipta bagian yang ‘gundul’ sehingga Jeng Mar putuskan untuk menambah sapuan ke-dua. Untuk lapis ke-dua ini, meskipun lumayan tertutup rata, tetapi Jeng masih melihat perbedaan ketebalan, sehingga Jeng Mar menambah satu lapis lagi supaya terlihat rapi. Oya, untuk lapisan pertama Jeng Mar menggunakan kuteks dengan tingkat ketebalan medium. Artinya, Tidak terlalu tipis, tetapi juga tidak bisa dibilang tebal. Kemudian untuk lapisan ke-dua, agak tebal. Begitu pula lapisan ke-tiga, Jeng Mar berusaha untuk merapikan cat kuku supaya lebih oke dipandang mata.

I added some nailart using acrylic paints

WARNA
Untuk warna, mengapa ‘hanya’ dua? Ternyata warna biru dan kuning dipilih karena terinspirasi dari bendera Swedia, tempat asal Oriflame. Hmm… Kalau Oriflame buatan Indonesia, akankah warnanya merah dan putih? Menarik. Jeng Mar suka kutek warna putih loh.
KUAS
Kuas kuteks Very Me sama dengan kuteks Oriflame dari keluarga Pure Color: kecil dengan gagang bulat. Berbeda dengan kuteks seri The One dengan kuas pipihnya, kuteks ini jadi butuh kesabaran untuk menyesaikan tugas karena daya jangkau kuasnya yang imut. Untuk kuku yang kecil sih, kuas model ini menyenangkan karena ngga bakal belepetan. Tapi kalau kukunya besar-besar, harus berlatih supaya hasilnya rata, tidak belepetan dan ehem, sabar. Hahaha… Becanda yaa…

closer look on my art

KODE dan HARGA
Very Me Stockholm Nail Polish dibandrol harga reguler Rp 59.000 dan di katalog Juli 2016 waktu Jeng Mar beli adalah harga diskon cukup membayar Rp 19.900 saja. Kode pembelian kuteks ini adalah 31375.

TAHAN LAMA?
Hm.. Kalau yang ini, Jeng Mar belum bisa jawab sekarang secara Jeng Mar kalau pakai pagi, malamnya bisa saja sudah dihapus agar bisa mengerjakan nail art yang lain. Tebersit rencana untuk memakaikannya ke kuku teman sih, tapi saya musti minrta ijinnya dulul karena teman-teman Jeng Mar suka pada ngga pede kalau warnanya agak ‘ngga wajar’ begini. Hahaha.

PicsArt_05-24-10.15.50

LA Girl Color Pop in Oasis

Hello ladies of the world,

I hope you are all happy and lucky.

Jeng Mar kapan hari dikirimin sebotol kutek dari @lagirlindonesia dari seri Color Pop, nama warnanya adalah Oasis. Warna dasarnya adalah hijau-biru yang sangat cantik. Kutek ini (katanya) fast-dry atau cepat banget kering. Apa iya? Kasih tahu ngga ya… Hahaha. Eh, kita kupas satu-satu aja yak.

Kemasan

Bentuk botol kutek ini imut banget, dengan bentuk gembung pipih, bagian atas lebih lebar dari pada bawahnya. Ukuran botol ini muat 14ml dan terbuat dari botol kaca (ya iyalah..haha…)

Botol imut di tangan si Imut. *halaah…

Kuas

Kuas kutek ini adalah standar, yaitu dengan bentuk batang bulat, kuas pun mengikuti bentuk tersebut. Lumayan kecil jangkauannya karena memang tidak dibuat melebar atau bentuk pipih. Jujur Jeng Mar suka bentuk yang begini karena ngga bakal njepret di kuku kelingking, tetapi untuk memulas jempol, agak ngotot juga sih, ngga selesa-selesai, rasanya. Hihihi.

Warna dan Daya Tutup

Warna kutek Oasis ini teal, alias biru-hijau dengan micro glitter yang menghasilkan hasil sedikit shimmer. Dengan satu lapisan, maka hasilnya agak sedikit kurang rata, sehingga harus ditambahkan lapisan kedua. Agar lebih awet, pulaskan topcoat secara merata untuk melindungi warna. Kuteks ini agak cepat chipping di ujung-ujung kuku.

Sedikit tips dari Jeng Mar: Oleskan lapisan pertama tipis-tipis saja, lalu lapisan kedua boleh lah, agak tebalan dikit.

This is two coats plus topcoat.

 Kecepatan Kering

Kutek ini cepat kering dan hasilnya halus. Cocok untuk dipakai polosan. Untuk bernailart, bisa dipakai sebagai warna dasar. Atau kalau mau memakai untuk keperluan yang lebih asyik, musti lebih cekatan. Kurang cocok untuk watermarble nailart karena formulanya yang cepat kering.

Kekurangan

Karena warnanya yang kuat, kutek ini memiliki kecenderungan stain/membekas di kuku. Jadi jangan kaget kalau kuku akan berwarna sedikit biru/ijo saat menghapus menggunakan remover, sekalipun telah memakai basecoat. Tenaang, it doesn’t kill you. that’s the fun of playing with nail polish. Hahaha.

The Nailart

Untuk tema laut/putri duyung, warna ini cocok banget!

 

Okay, Jeng Mar harap kalian suka ya.. Semoga posting ini membantu dan sampai jumpa di posting berikutnya ya..!! Have fun!